Terbakar Rasa Cemburu, Sang Suami Habisi Nyawa Istrinya Dengan Bom Ikan

CeritaKita.info – Maraknya kasus pembunuhan yang terjadi belakangan ini semestinya menjadi sebuah pembelajaran bagi kita semua. Motif pembunuhan ini tidak hanya dilakuakan oleh para penjahat namun juga disebabkan oleh hubungan keluarga yang tidak baik.

Seperti yang terjadi di Desa Poh Gading, Kecamatan Paserpan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (28/11/2018). Sang suami tega menghabisi nyawa istri menggunakan bondet atau bom ikan khas Pasuruan.

Dari pengakuan Mat (45), ia tega melakukan aksi keji tersebut karena sering dibakar cemburu karena mencurigai istrinya Husnia (40) berselingkuh dengan pria lain. Bahkan hubungan mereka sempat memburuk dan akhirnya pisah ranjang.

Sebelum kejadian tersebut, Husnia sempat mendatangi rumah Mat untuk rujuk lagi.

“Saya mau rujuk lagi tapi kamu jangan selingkuh terus” ungkap Mat saat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

“Kalau kamu selingkuh terus saya tidak mau rujuk sama kamu karena saya kasihan pada diri saya” tambahnya.

Mat juga mengakui kalu dia sering dibohongi oleh sang istri dan sering menasehati istrinya.

Namun siapa sangka pada hari-hari berikutnya, Mat malah melakukan aksi nekad dengan melempari istrinya dengan bom ikan. Kejadian bermula saat ia menunggu istrinya pulang kerja dan kebetulan sang istri dibonceng oleh orang lain.

Saat Husnia mendekati Mat, Husnia malah ngomel-ngomel sehingga emosi Mat tersulut. Karena cemburunya yang sudah tak terbendung, Mat mengancam akan melembar Bondet (bom ikan).

Namun sang istri malah menampar tangan Mat yang sedang memegang bom ikan tersebut. Akibatnya bom tersebut meledak dan mengenai sebagian wajah korban.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera membenarkan adanya pembunuhan dengan cara dilemparkan bondet tersebut. Pihaknya masih memburu keberadaan pelaku yang kabur usai melempari bondet kepada korban.

“Bondet itu mengenai kepala bagian wajah sebelah kiri, dan pelaku langsung melarikan diri dengan meninggalkan motornya di TKP. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada bagian wajah sebelah kiri dan meninggal dunia di TKP,” jelas Barung.

Akibat dari perbuatannya tersebut, pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Berikut video pengakuan tersangka saat diminati keterangan.

Sumber: Youtube 86 & Custom Protection NET