Kenapa Pesawat Yang Begitu Besar Memiliki Ban Kecil? Simak Penjelasan Berikut!!!

CeritaKita.info – Barangkali terbesit pertanyaan kenapa ban pesawat dibuat sangat kecil sedangkan pesawat sendiri ukurannya sangat besar. Bahkan ukuran ban pesawat memiliki ukuran yang hampir sama dengan ban mobil besar. Namun kenapa ban pesawat tersebut tidak meledak dengan beban dan kecepatan yang sangat cepat?

Tentu saja hal ini ada alasannya. Ban pesawat terbang dirancang secara khusus untuk mampu menahan beban yang berat, memberikan rasa nyaman pada penumpang, dan bertahan ketika pesawat bergerak di landasan dengan kecepatan yang cukup tinggi.

Meski konstruksi ban pesawat tidak berbeda dengan ban mobil biasa. Tetapi tekanan ban pesawat mencapai 200PSI atau 6x lebih tinggi dibanding tekanan ban mobil, 2x lebih besar dari tekananan maksimum ban sepeda balap.

Kelenturan yang tinggi membuat penumpang pesawat lebih nyaman ketika pesawat hendak mendarat. Ban pesawat juga diharapkan mampu bertahan ketika pesawat bergerak dengan kecepatan sekitar 340 km/jam atau sekitar dua kali kecepatan maksimum mobil.

Satu ban harus mampu menahan 4x tekanan beban utama setidaknya selama 3 detik. Berfungsi memberi daya tahan ketika ban menyentuh landasan atau ketika sebagian beban ban mendapat beban ketika take-off dan ban harus tetap utuh ketika berputar sampai kecepatan 500km perjam.

Dengan tapak ban luar yang dirancang sederhana biasanya diberikan 4 garis, mencegah putran ban terjadi hydroplaning ketika ban mendarat di atas landasan basah. Untuk menghindari air membasahi bagian mesin, ban pesawat dapat tetap lurus ketika berada di atas permukaan air. Lapisan tali ban memperkuat tahanan ban ketika berputar dalam kecepatan tinggi.

Ban pesawat terbang dirancang untuk pemakaian kasar sebagai akibat dan operasionalnya berulang-ulang mulai dari ketika pesawat tinggal landas sampai mendarat, membawa awak pesawat yang bebannya sangat berat dengan tingkat kecepatan paling tinggi. Perkembangan ban pesawat terbang memerlukan dukungan produsen ban yang bisa menerapkan teknologi tertinggi.

Secara menyeluruh hal ini agar kualitas keamanannya terjamin dengan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien sekelas pesawat penumpang Airbus A380 Jetliner, di mana kecepatan pesawat sejak tinggal landas sampai mendarat mencapai lebih dari 370 km/h, ditambah lagi berat pesawat ketika tinggal landas lebih dari 560 ton. dengan tingkat elastisitas kekuatan kawat terbaik.

Nah, sudah tahu jawabanya kan!!. Jadi meski ukurannya sangat kecil, ban pesawat ini sudah dirancang sedemikian rupa menggunakan teknologi terkini dan bahan yang pilihan sehingga mampu menahan beban yang sangat besar sekalipun.

Sumber :

  1. beritaunik.net
  2. neraca.co.id
  3. tribunnews.com