Mesum di Alun-Alun Kota Bojonegoro

Mesum di Alun-Alun Kota Bojonegoro, Video Rekaman CCTV Pasangan Ini Jadi Viral

Beberapa waktu yang lalu jagad maya dihebohkan dengan kelakuan pasangan remaja yang berbuat mesum di Alun-Alun Kota Bojonegoro. Entah tidak sadar atau memang tidak peduli, aksi mesum mereka ini terekam CCTV yang kemudian menjadi viral.

Terlihat di video tersebut dua remaja, yang laki-laki memakai kaos hitam dengan celana pendek coklat. Sementara sang wanita berjilbab coklat dan berpakaian abu – abu. Keduanya tengah asyik berciuman bibir.

Beberapa kali sang remaja pria juga asyik meraba-raba bagian intim sang wanita. Video ini sendiri sudah diunggah di situs Youtube dan viral, sehingga memantik reaksi keras dari masyarakat Bojonegoro.

Video rekaman CCTV yang berdurasi 1 menit berisi adegan ciuman tersebut tersebar di media sosial. Kabag Humas dsn Protokol) Pemkab Bojonegoro, Heru Sugiarto mengaku prihatin atas perilaku remaja ini dan akan mengambil tindakan agar peristiwa tersebut tidak terulang lagi.

“Kami merasa prihatin dengan kasus tersebut. Tentu kami segera mengambil tindakan agar peristiwa tersebut tidak kembali terulang,”  ungkap Heru.

“Sampai sekarang saya belum tahu identitas pasangan muda-mudi itu, baik namanya atau statusnya masih pelajar atau bukan,” sambungnya.

Selain Dinas Pendidikan, Heru juga meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bojonegoro untuk lebih mengintensifkan operasi.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bojonegoro Ahmad Gunawan mengatakan, sejoli ini telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 15 Tahun 2015 tentang Keamanan dan Ketertiban Umum.

“Kami masih berusaha mencari identitas pasangan remaja dalam video yang beredar,” ujarnya saat dihubungi okezone, Selasa (12/2/2019) malam.

Di seputar Alun-alun Bojonegoro DPKP dan Cipta Karya memasang empat titik kamera CCTV. Pemasangan kamera pengintai itu dilakukan karena sebelumnya juga sering terjadi fasilitas umum rusak maupun hilang. “Berharap masyarakat bisa ikut handarbeni (merasa memiliki) dan bisa saling menjaga.

Namun, meski demikian Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKP) Kabupaten Bojonegoro, Welly Fitrama  mengajukan usulan kepada Bupati Bojonegoro adanya penempatan scurity di sekitar Alun-alun.

“Rencana untuk pengusulan penempatan scurity ini sudah tahun lalu (2018) karena banyak lampu yang hilang dan kerusakan fasilitas umum,” ungkapnya.

Facebook Comments

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *